Beasiswa Bazma Pertamina



Asa dan Bangsa
Indonesia negeri beribu pulau, negeri seribu budaya, negeri yang kaya akan sumber daya alam dan hayatinya. Maka, nikmat Tuhan yang mana bisa kita dustakan. Hasil bumi, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kehutanan melimpah ruah. Semua itu merupakan modal utama bagi bangsa indonesia untuk mencapai hakekat kesejahteraan yang sebenarnya dan diakui sebagai negara maju. Lalu, siapakah yang harus bertanggung jawab penuh untuk membawa Indonesia menuju arti kesejahteraan yang sesungguhnya? Jawaban yang paling idealis dan visioner versi saya adalah generasi muda. Mengapa? Karena, arah dan tujuan bangsa Indonesia di masa depan ada di tangan mereka. Generasi muda yang saat ini lebih akrab dengan sapaan kaum millennial dan saya rasa, saya termasuk dalam golongan tersebut.
Saya Deo Prastyo, saat ini berstatus sebagai mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi negeri tepatnya Institut Pertanian Bogor. Saya merupakan putra Jawa kelahiran Sumatera tepatnya di Lampung. Sampai saat ini penantian terdekat saya adalah menjadi Sarjana Peternakan yang siap mengabdi untuk negeri dalam usaha memajukan peternakan Indonesia menuju Indonesia digdaya dan swasembada daging. Harapan dan tujuan tersebut tak lain dan tak bukan hanya demi menjadi kebanggaan kedua orangtua, adikku dan yang pasti untuk mencari ridho dan rahmat dari Allah SWT. Orangtua terutama bapak sangat menantikan kabar sukses dari saya dan memang telah saya janjikan untuk itu. Satu harapan bapak yang melekat erat, beliau hanya ingin saya lebih sukses dan makmur dari apa yang telah beliau berikan untuk keluarga. Ibu yang selalu berjuang dan mendukung saya demi bisa menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan Alhamdulillah, saat ini harapan beliau tercapai, walaupun beban kebutuhan ekonomi keluarga menjadi lebih berat. Adik laki-laki saya yang sampai sekarang selalu menjadikan saya contoh atas apa yang ia lakukan dan kerjakan, mengharuskan saya untuk selalu memberikan contoh yang terbaik. Menjadi anak pertama didalam keluarga, membuat saya harus memiliki karya dan pencapaian yang lebih. Oleh karena itu, selain belajar dan aktif mengembangkan softskill maupun hardskill, pendekatan dan ketaqwaan kepada Sang Pencipta juga harus menjadi yang utama.
Mengenai apa yang akan saya lakukan untuk Indonesia di masa depan. Satu jawaban pasti, saya akan menjadi bagian dari para pendokrak peradaban yang mempunyai satu visi dan misi yang sama yakni membawa Indonesia menuju kejayaannya kembali dan mencapai kesejahteraan yang hakiki. Jalur yang akan saya lalui sudah pasti melalui pengembangan potensi peternakan Indonesia. Indonesia mempunyai banyak ternak lokal serta beberapa ternak impor yang sedang di kembangkan potensi dan manfaatnya. Wilayah dan iklim yang kita miliki juga sangat baik untuk tumbuh kembang hewan ternak. Kesediaan pakan pun seharusnya melimpah, hanya saja saat ini banyak lahan untuk penyediaan pakan ternak yang tergusur atas dalih pembangunan proyek-proyek yang terkadang tidak begitu efisien dan merata manfaat dan kegunaannya. Selain itu, kebijakan yang dibuat pemerintah tidak semuanya tepat guna atau mencapai target. kesadaran masyarakat juga masih rendah mengenai potensi peternakan dan cenderung sulit menerima gagasan atau teknologi modern untuk masalah penanganan dan pemeliharaan ternak yang lebih baik. Untuk itu, menurut saya sangatlah diperlukan adanya aksi kolaborasi dari para sarjana peternakan, pertanian serta kedokteran hewan untuk terjun langsung ke lapang, mengetahui problema dan hambatan yang ada di masyarakat serta memberi bukti nyata kepada masyarakat mengenai penanganan dan budidaya ternak yang lebih modern dan lebih baik dalam usaha peningkatan hasil produksi peternakan. Salah satu caranya dengan membuka usaha bisnis peternakan terpadu dengan sistem good farming practice dan zero waste. Menghimpun para sarjana khususnya peternakan untuk bersama-sama merintis dan membangun bisnis tersebut dengan harapan menjadi percontohan untuk para peternak di Indonesia. Pada tahun 2021, saya akan memulai usaha tersebut dan untuk membekali diri ini dalam perwujudan rencana tersebut, saat ini saya banyak menggali dan menambah wawasan mengenai masalah dan kemajuan teknologi dunia peternakan baik lokal maupun global. Saya juga turut aktif dalam organisasi di fakultas peternakan IPB dan sedang mengikuti proses seleksi Klub Sekolah Peternakan Rakyat, salah satu program pengabdian dari IPB (KSPR IPB). Menjadi bagian dari Asrama Kepemimpinan IPB juga memberikan saya banyak ilmu mengenai pengembangan softskill antara lain melatih jiwa kepemimpinan, komunikasi serta membangun relasi dengan orang-orang hebat. Untuk itu, besar harapan saya untuk bisa menjadi bagian dari penerima beasiswa Baituzzakah Pertamina dengan harapan bisa mendapatkan dukungan secara finansial dan program pembinaan yang akan diberikan juga sangat bermanfaat dalam peningkatan softskill serta ketaqwaan saya kepada Allah SWT dalam usaha mencari rahmat dan ridho-Nya.




https://drive.google.com/file/d/1vHaQfIrfKAK5ND_g-W8j-lmf3txWAwQs/view?usp=sharing

Komentar